Group Band Flamming Lips Buat Konser Berbeda Selama Pandemi

Group Band Flamming Lips adalah band denan genre musik rock yang pertama kali di bentuk tahun 1983 tepatnya di Oklahoma. Beranggotakan 3 orang yaitu Wayne Coyne, Mark Coyne dan juga Michael Lvins, dan selanjutnya adalah Richard English yang bergabung menjadi drummer sehingga anggotanya menjadi 4 orang. Band ini dikenal sangat unik karena setiap pertunjukkan yang berlangsung selalu tidak biasa. Banyak properti yang digunakannya seperti balon, boneka, dan lain sebagainya. Bahkan tak jarang mereka mengangkat tema sains fiksi di tiap lagu dan juga konsernya. Maka wajar saja jika band ini terus dikenal oleh banyak orang bahkan sampai seluruh dunia. Tetapi di saat covid-19 melanda dunia, tentu konser tidak akan berjalan dengan lancar. Namun bukan Flamming Lips namanya kalau tidak bisa mengatasi hal ini, karena mereka akan melakukan banyak cara untuk tetap bisa menghibur para fansnya tersebut.

Selama masa pandemi ini, semua kegiatan serba terbatas. Salah satunya adalah konser musik di berbagai belahan dunia. Karena virus Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk berdiam diri di rumah agar tidak terinfeksi virus tersebut. Bahkan negara juga memberlakukan KPPM untuk setiap warganya dan tidak ada yang boleh melanggarnya. Kendati demikian, band Flamming Lips mensiasati cara terbaiknya untuk tetap bisa menggelar konser walaupun di masa pandemi ini. Mereka melakukan konser tersebut di Oklahoma City tepatnya pada hari jum’at januari 2021 silam. Band asal Amerika Serikat itu memberanikan diri untuk tetap menjalankan konsernya demi para fans yang begitu antusias dengan mereka.

Konser Gelembung Flamming Lips

Terdapat sejumlah hal yang dipersiapkan group Band Flamming Lips untuk bisa menjalankan konser sampai dengan selesai walaupun sedang masa pandemi itu. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Sang vokalis yaitu Wayne Coyne membuat konser menggunakan gelembung raksasa yang lebih aman. Penggunaan gelembung raksasa adalah terobosan terbaik saat beradaptasi selama pandemi virus corona belum usai
  2. Konser itu merupakan konser pertama dari 2 rangkaiannya Space Bubble Concert, walaupun pada awalnya di tunda karena penderita dari virus corona semakin meningkat di Amerika Serikat
  3. Menggunakan gelembung raksasa pada saat konser berlangsung bukanlah pertama kali dilakukan oleh banda Flamming Lips itu. Karena di tahun 2010 lalu, wayne dkk juga menggunakan gelembung yaitu bublle saat melakukan konser di Kanada tepatnya di Ottawa Bluesfest. Bahkan setahun selanjutnya, group band yang tersebut pun juga menggunakan gelembung ketika melangsungkan konser di Harvest Festival Sidney yaitu Australia
  4. Pada saat konser di bulan Januari 2021 ini, gelembung yang disediakan adalah 100 balon dengan muatan untuk tiap-tiap gelembung adalah 3 orang. Terdapat speaker tambahan dengan dilengkapi frekuensi yang tinggi agar para penggemar Flamming Lips tetap bisa mendengar suara band tersebut secara maksimal
  5. Pada balon gelembung juga disediakan air mineral, kipas yang menggunakan baterai, handuk dan juga tulisan jika fans ingin ke toilet atau merasa kepanasan. Dan pada saat akan ke toilet maka panitia akan mengantarnya. Untuk udara pada balon tersebut akan bertahan lebih kurang 1 jam 10 menit dan dapat mencukupi kebutuhan 3 orang yang berada di dalamnya
  6. Ketika antusias para penonton pecah menyaksikan group band Flamming Lips, maka tidak akan terdengan suara tepuk tangan melainkan mereka menggantinya dengan meninju-ninju pada bagian atas balon tersebut sehingga akan terdengar lebih gemuruh suaranya dari luar